Allah Dan Karunia-Nya

“Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan yang Engkau suruh mendekat untuk diam di pelataran-Mu! Kiranya kami menjadi kenyang dengan segala yang baik di rumah-Mu, di bait-Mu yang kudus.” (Mazmur 65:5)



Bacaan hari ini: Mazmur 65:1-14 | Bacaan setahun: Mazmur 64-65

Dalam Mazmur 65 ini, Pemazmur menaikkan pujian kepada Allah karena tiga alasan utama. Alasan pertama ialah karena pemilihan Allah atas umat-Nya (ay. 2-5). Pemazmur menjelaskan dua bentuk anugerah yang Allah nyatakan. Selain mendengarkan doa yang dinaikkan kepada-Nya, Allah juga mengampuni pelanggaran-pelanggaran manusia (ay. 3-4). Hanya saja, pemazmur memperjelas bahwa anugerah ini tidak akan dinikmati semua orang. Anugerah ini dinikmati hanya oleh mereka yang diundang mendekat dan diam di pelataran Allah (ay. 5). Dengan kata lain, mereka yang menjadi umat Allah.

Alasan kedua adalah karena kekuasaan Allah dalam semesta (ay. 6- 9). Pemazmur menjelaskan: Allah adalah Allah yang menyelamatkan umat- Nya dengan cara ajaib. Nampaknya, ia merujuk pada kisah pembebasan bangsa Israel dari Mesir. Meskipun demikian, sejatinya Allah bukan hanya berkuasa atas umat-Nya. Kekuasaan-Nya bersifat universal. Tidak heran, Allah menjadi kepercayaan segala ujung bumi. Dalam kekuasaan-Nya, Allah menegakkan gunung serta meredakan deru dan gelombang lautan. Bila demikian, tentu seluruh manusia, di manapun mereka, patut gentar dan tunduk pada-Nya.

Alasan terakhir ialah karena pemeliharaan Allah dalam semesta (ay. 10-14). Allah bukan hanya menopang alam ini, tapi Ia juga memeliharanya. Allah lah yang memperindah dan memberkati alam. Pemazmur menuliskan bahwa Allah lah yang memberi kesuburan pada tanah. Selain itu, Allah jugalah yang memberikan air dengan limpah dan memelihara kehidupan semua makhluk hidup di dunia.

Singkatnya, ada tiga alasan pemazmur memuji Allah: pemilihan-Nya, kekuasaan-Nya, dan pemeliharaan-Nya. Luar biasanya, hal ini juga Allah nyatakan dalam kehidupan pribadi kita. Ia memilih kita menjadi umat-Nya. Ia menunjukkan, hidup kita ada di dalam kedaulatan-Nya. Bahkan dengan kedaulatan-Nya itu, Ia memelihara hidup kita. Bukankah kita sepatutnya bersyukur dan memuji Allah sama seperti yang dilakukan pemazmur?

STUDI PRIBADI: Pernahkah Anda merasa kagum dengan karya Allah dalam semesta atau dalam hidup Anda? Coba tuliskan dan renungkan.

Pokok Doa: Berdoalah agar anak-anak Tuhan terus berjuang untuk hidup dalam pujian dan hormat pada Allah. 

Sharing Is Caring :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *