Editorial Oktober 2026
Bulan ini kita mulai kembali membaca surat-surat Paulus. Sesudah Tuhan Yesus sendiri, tidak berlebihan rasanya bila dibilang bahwa tokoh ini merupakan tokoh penting kedua dalam sejarah Perjanjian Baru. Hampir sepertiga isi Perjanjian Baru merupakan tulisannya. Kita semua tahu bagaimana Tuhan memanggilnya menjadi hamba-Nya dan bagaimana hidupnya kemudian menjadi alat yang efektif di tangan Allah.
Ada banyak pelajaran menarik dalam hidup Paulus. Salah satunya, seperti yang sudah banyak disampaikan oleh banyak pengkhotbah, adalah bagaimana cara dia melihat dirinya. Di dalam 1 Korintus 15:9, salah satu surat yang ditulis pada masa awal pelayanan Paulus, ia menyebut dirinya sebagai yang paling hina dari semua rasul. Ia bahkan menyebut dirinya sebenarnya tidak layak disebut rasul. Hal ini menarik sebab ia mengatakan hal demikian kepada salah satu jemaat yang justru mempertanyakan kerasulannya.
Sejalan dengan waktu, Paulus mulai melihat dirinya dengan cara yang berbeda. Dalam sebuah surat, yang kemudian diasosiasikan dengan jemaat Efesus, ia menulis bahwa dirinya merupakan yang paling hina di antara orang-orang Kudus (3:8). Isu kerasulan memang masih penting bagi Paulus. Itu sebabnya, dalam Efesus 1:1, ia masih menyebut dirinya rasul. Meski demikian, di saat yang sama, ia makin mengenali dirinya lebih baik. Pada dasarnya, ia adalah yang paling hina di antara orang-orang beriman.
Menjelang akhir hidupnya, Paulus melihat dirinya lebih jelas. Dalam salah satu surat terakhir yang ia tulis, ia menyebut bahwa dirinya adalah yang paling berdosa di antara orang-orang berdosa (1 Tim. 1:15). Ia sadar bahwa dirinya adalah yang terburuk di antara orang-orang berdosa. Meski demikian, Allah memberinya panggilan yang besar untuk melayani Dia. Dengan menyitir lagu ciptaan Matt Papa dan Keith Getty, Paulus hendak menegaskan bahwa “dosa kita besar, rahmat-Nya lebih” (our sins they are many, His mercy is more).
Adalah hal yang aneh bila semakin mengenal Tuhan, kita justru merasa bahwa kita adalah orang yang baik. Semakin kita mengenal Tuhan, seharusnya kita semakin sadar betapa jahat hati kita. Saya pun menyadari bahwa seandainya setiap rekaman isi hati, pikiran, dan perbuatan saya dibuka oleh Tuhan, saya pasti akan menangis dalam malu melihat betapa kejinya dosa saya. Meski demikian, pada saat yang sama, pengenalan akan Tuhan juga membawa kita semakin mengenal betapa luasnya kasih-Nya. Kita jahat, tetapi Dia tetap mau mengasihi, menerima, bahkan mengajak kita untuk melayani Dia. Dengan kasih yang sedemikian besar, bukankah seharusnya kita terus hidup dalam sikap syukur?
Almarhum Pdt. Rahmiati Tanudjaja kerap mengingatkan pentingnya “kenal Allah, kenal diri, dan tahu diri.” Kami berdoa semoga perenungan kita di bulan ini semakin menuntun kita ke dalam sikap demikian.
1 Korintus 15:9
9 Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul, bahkan tidak layak disebut rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah.
Efesus 3:8
8 Kepadaku, yang paling hina di antara segala orang kudus, telah dianugerahkan kasih karunia ini, untuk memberitakan kepada orang-orang bukan Yahudi kekayaan Kristus, yang tidak terduga itu,
Efesus 1:1
1 Dari Paulus, rasul Kristus Yesus oleh kehendak Allah, kepada orang-orang kudus di Efesus, orang-orang percaya dalam Kristus Yesus.
1 Timotius 1:15
15 Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: "Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan di antara mereka akulah yang paling berdosa.
Yohanes:23-24
23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."
Bilangan 25
Israel menyembah Baal-Peor
1 Sementara Israel tinggal di Sitim, mulailah bangsa itu berzinah dengan perempuan-perempuan Moab.
2 Perempuan-perempuan ini mengajak bangsa itu ke korban sembelihan bagi allah mereka, lalu bangsa itu turut makan dari korban itu dan menyembah allah orang-orang itu.
3 Ketika Israel berpasangan dengan Baal-Peor, bangkitlah murka TUHAN terhadap Israel;
4 lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Tangkaplah semua orang yang mengepalai bangsa itu dan gantunglah mereka di hadapan TUHAN di tempat terang, supaya murka TUHAN yang bernyala-nyala itu surut dari pada Israel."
5 Lalu berkatalah Musa kepada hakim-hakim Israel: "Baiklah masing-masing kamu membunuh orang-orangnya yang telah berpasangan dengan Baal-Peor."
6 Kebetulan datanglah salah seorang Israel membawa seorang perempuan Midian kepada sanak saudaranya dengan dilihat Musa dan segenap umat Israel yang sedang bertangis-tangisan di depan pintu Kemah Pertemuan.
7 Ketika hal itu dilihat oleh Pinehas, anak Eleazar, anak imam Harun, bangunlah ia dari tengah-tengah umat itu dan mengambil sebuah tombak di tangannya,
8 mengejar orang Israel itu sampai ke ruang tengah, dan menikam mereka berdua, yakni orang Israel dan perempuan itu, pada perutnya. Maka berhentilah tulah itu menimpa orang Israel.
9 Orang yang mati karena tulah itu ada dua puluh empat ribu orang banyaknya.
10 TUHAN berfirman kepada Musa:
11 "Pinehas, anak Eleazar, anak imam Harun, telah menyurutkan murka-Ku dari pada orang Israel, oleh karena ia begitu giat membela kehormatan-Ku di tengah-tengah mereka, sehingga tidaklah Kuhabisi orang Israel dalam cemburu-Ku.
12 Sebab itu katakanlah: Sesungguhnya Aku berikan kepadanya perjanjian keselamatan yang dari pada-Ku
13 untuk menjadi perjanjian mengenai keimaman selama-lamanya bagi dia dan bagi keturunannya, karena ia telah begitu giat membela Allahnya dan telah mengadakan pendamaian bagi orang Israel."
14 Nama orang Israel yang mati terbunuh bersama-sama dengan perempuan Midian itu ialah Zimri bin Salu, pemimpin salah satu puak orang Simeon,
15 dan nama perempuan Midian yang mati terbunuh itu ialah Kozbi binti Zur; Zur itu adalah seorang kepala kaum--yaitu puak--di Midian.
16 Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Musa:
17 "Lawanlah orang Midian itu, dan tewaskanlah mereka,
18 sebab mereka telah melawan kamu dengan daya upaya yang dirancang mereka terhadap kamu dalam hal Peor dan dalam hal Kozbi, saudara mereka, yakni anak perempuan seorang pemimpin Midian; Kozbi itu mati terbunuh pada waktu turunnya tulah karena Peor itu."
Mazmur 12:7-8
6 (12-7) Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.
7 (12-8) Engkau, TUHAN, yang akan menepatinya, Engkau akan menjaga kami senantiasa terhadap angkatan ini.
Wahyu 19:15-16
15 Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa.
16 Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."
Matius 2:16
16 Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.
Yohanes 3:16
16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Yohanes 10:10b
10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
Imamat 26 : 4-14
4 maka Aku akan memberi kamu hujan pada masanya, sehingga tanah itu memberi hasilnya dan pohon-pohonan di ladangmu akan memberi buahnya.
5 Lamanya musim mengirik bagimu akan sampai kepada musim memetik buah anggur dan lamanya musim memetik buah anggur akan sampai kepada musim menabur. Kamu akan makan makananmu sampai kenyang dan diam di negerimu dengan aman tenteram.
6 Dan Aku akan memberi damai sejahtera di dalam negeri itu, sehingga kamu akan berbaring dengan tidak dikejutkan oleh apapun; Aku akan melenyapkan binatang buas dari negeri itu, dan pedang tidak akan melintas di negerimu.
7 Kamu akan mengejar musuhmu, dan mereka akan tewas di hadapanmu oleh pedang.
8 Lima orang dari antaramu akan mengejar seratus, dan seratus orang dari antaramu akan mengejar selaksa dan semua musuhmu akan tewas di hadapanmu oleh pedang.
9 Dan Aku akan berpaling kepadamu dan akan membuat kamu beranak cucu serta bertambah banyak dan Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengan kamu.
10 Kamu masih akan makan hasil lama dari panen yang lampau, dan hasil lama itu akan kamu keluarkan untuk menyimpan yang baru.
11 Aku akan menempatkan Kemah Suci-Ku di tengah-tengahmu dan hati-Ku tidak akan muak melihat kamu.
12 Tetapi Aku akan hadir di tengah-tengahmu dan Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku.
13 Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir, supaya kamu jangan lagi menjadi budak mereka. Aku telah mematahkan kayu kuk yang di atasmu dan membuat kamu berjalan tegak."
14 "Tetapi jikalau kamu tidak mendengarkan Daku, dan tidak melakukan segala perintah itu,
Matius 6 : 33
33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Yohanes 10 : 10b
10b Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.